A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► DPA
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
DPA  
DEWAN PERTIMBANGAN AGUNG  
   
Berita

DPA Resmi Bubar


Jakarta 31/7/03: Lembaga Tinggi Negara Dewan Pertimbangan Agung (DPA) secara resmi bubar dengan keluarnya Keputusan Presiden Nomor 135/M/2003. Keppres tersebut menyebutkan, masa berakhirnya tugas anggota DPA sampai 31 Agustus 2003. Ketua DPA Achmad Tirtosudiro seusai sidang terakhir di ruang sidang DPA di Jakarta hari Kamis 31/7/03 mengatakan "kami ikhlas dan legawa.


Namun, bubarnya lembaga tinggi negara yang fungsinya memberikan pertimbangan kepada presiden ini menimbulkan kegelisahan bagi 241 karyawan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPA yang nasibnya belum jelas.


Sidang terakhir DPA itu dihadiri 29 anggota yaang masih tersisa dari 45 anggota sebelumnya. Namun 10 orang di antaranya telah meninggal dunia, dan enam orang keluar dari keanggotaan DPA.
DPA sebagai lembaga tinggi negara pertama kali dibentuk berdasarkan pengumuman pemerintah yang tercantum dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1945. Sebagai salah satu lembaga tinggi negara, DPA mempunyai kedudukan otonom, bebas dari pengaruh kekuasaan pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan kekuatan-kekuatan sosial dalam masyarakat. Dewan ini berdasarkan Pasal 16 Ayat (2) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 memiliki kewajiban memberikan jawaban atas pertanyaan presiden dan berhak mengajukan usul kepada pemerintah.


Namun sesuai perubahan UUD 1945 yang disahkan dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (ST MPR) 2002, posisi DPA dihapus.


Achmad Tirtosudiro adalah Ketua DPA yang terakhir. Ketua DPA sebelumnya, sejak berdiri 1945, Soekarno, RAA Wiranatakusuma, Wilopo, RM Margono Djojohadikusumo, KRMT Soeryo, KPH Soetardjo Kartohadikoesoemo, Idham Chalid, M Panggabean, Sudomo, dan AA Baramuli. *e-ti

 

Susunan Anggota DPA Terakhir


Ketua:

H. Achmad Tirtosudiro

Wakil Ketua/Ketua Komisi:

A. Sulasikin Murpratomo (Politik)

Tarub (Hankam)

H. Ahmad Bagdja (Kesra)

Agus Sudono (Ekuin)

Wakil Ketua Komisi:

Suryatna Soebrata (Politik)

Sukardi (Hankam)

Soekreta Soeranta, I Putu (Kesra)

Ir. Azwar Anas (Ekuin)

Anggota:

KH. Abdul Khamis Baidhowi

H. Chalid Mawardi

Eddie M. Nalapraya

Drs. H. Fadholi El Munir

Gafur Chalik

H. Ismael Hassan, SH

Izaac Hindom

Drs. Kafrawi Ridwan, MA

KH. M. Ilyas Ruchyat

M. Yogie S. Mamat

Drs. Pamudji R. Soetopo, SH, MH

Drs. R. Soedaryanto

Drs. Ramly Nurhapy, MSi

Soeprapto

Drs. H. Soeryadi

Soetedjo

Dr. Sularso Sopater

Drs. Sutrino Muhdam, MM

Prof. Dr. Achmad Syafii Ma'arif

H. Warno Hardjo, SE

Yasir Hadibroto

H. Yudo Paripurno, SH

Yunus Yahya

Sekretaris Jenderal

Sutoyo Dp, SH

Kepala Biro:

Drs. Bambang Widojoko

Drs. M.D. Hasan Basari

Dra. Dewi Pratiwi
Tenaga Pengkaji:

Drs. H. Ramelan, MM

Wahyuningsih, SH

Drs. Suherman Djaenuddin, MM

Drs. Sukanti J. Surjohardjo

H. Hanif Adams, BSc

Drs. Nusanto Uripto

Kabag Humas

Drs. H. Nadjamuddin

AA Baramuli (1930-2006)

Wafat, Mantan Ketua DPA

Mantan Ketua DPA Arnold Achmad Baramuli meninggal dunia, Rabu 11 Oktober 2006 pukul 21.31 di kediamannya di Jalan Imam Bonjol 51, Jakarta. Jenazah Mantan Gubernur Sulawesi Utara dan Tengah (1960-1962) kelahiran Pinrang, Sulsel, 20 Juli 1930, itu dikebumikan di TMP Kalibata 12 Oktober 2006.

 

H. Achmad Tirtosudiro

Pengabdian Sepanjang Hayat

Ahmad Tirtosudiro adalah seorang tokoh yang tak lelah mengabdikan diri dalam berbagai bidang dan jabatan di negeri ini. Mulai dari karyawan kereta api sampai menjadi jenderal, Kabulog, duta besar, Dirjen dan terakhir sebagai Ketua DPA (Dewan Pertimbangan Agung) periode 1999-2003. Mantan Pj. Ketua Umum ICMI periode 1997-2000, ini juga berperan dalam mengantarkan BJ Habibie menjadi presiden.

 

Maraden Panggabean (1922-2000)

Guru yang Jadi Jenderal

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Agung (1983-1993) dan Menhankam/Pangab (1974-1978), ini lebih dulu berprofesi guru sebelum meniti karir militer. Putera Batak bernama lengkap Maraden Saur Halomoan Panggabean, kelahiran Tarutung, Sumatera Utara, 29 Juni 1922, ini meninggal dunia dalam usial 78 tahun, Minggu 28 Mei 2000.

 

I Putu Soekreta Soeranta

Berbakti Agar Hidup Lebih Bermakna

Berbakti itu tidak harus selalu sebagai anggota lembaga tinggi negara, tetapi bisa dalam profesi apa saja, baik sebagai presiden, menteri, anggota legislatif, pegawai, militer, pedagang, wartawan, guru, maupun petani dan profesi lainnya. Wakil Ketua Komisi Kesra DPA, Letjen TNI (Purn) I Putu Soekreta Soeranta menegaskan, semuanya harus membaktikan hidupnya secara tulus kepada sesama dan masyarakat. Dengan demikian, hidup akan lebih bermakna.