|
MAJALAH TOKOH INDONESIA 22
Kapur Sirih
Perempuan Pemimpin
Undang-undang mengamanatkan jatah 30 persen perempuan di legislatif.
Jatah perempuan di legislatif itu dimaksudkan untuk keterwakilan
perempuan dalam menyuarakan aspirasi politiknya. Agar perempuan
mempunyai akses dalam proses politik dan proses pengambilan keputusan.
Namun kuota perempuan itu tidak terpenuhi. Antara lain lantaran
terganjal struktur sosial dan budaya yang dianut masyarakat. Parpol,
secara psikologis dan politis, banyak yang tidak siap menempatkan
politisi perempuan pada nomor urut jadi pencalonan. Tetapi juga lantaran
belum banyak perempuan yang berambisi terlibat dalam proses politik dan
proses pengambilan keputusan.
Faktor yang paling dominan mempengaruhi kekurangaktifan perempuan dalam
proses politik dan pengambilan keputusan adalah struktur sosial dan
budaya. Secara menonjol tercermin dari fatwa dan sikap penolakan bahkan
pengharaman perempuan menjadi pemimpin.
Padahal sejak semula, perempuan sudah diciptakan sebagai makhluk yang
berakal budi dan cerdas setara laki-laki. Bahkan perempuan diciptakan
berperasaan halus dan mudah terharu, melebihi (dibanding) laki-laki.
Sehingga jika menjadi pemimpin, mereka pasti memiliki kelebihan yang
kurang dimiliki laki-laki.
Namun, perempuan juga tidak seharusnya selalu menyalahkan struktur
sosial dan budaya atau menyalahkan laki-laki dalam hal
kekurangterlibatannya dalam kepemimpinan. Alangkah lebih bijak jika
memulainya dari diri perempuan itu sendiri.
Dalam hal ini, barangkali, sangat baik jika belajar dari pengalaman
orang lain. Kali ini, kami menampilkan sosok Hj Aisyah Aminy, SH.
Seorang politisi perempuan yang kami gelari Perempuan Baja Vokalis
Senayan. Di saat dunia politik dimonopoli kaum laki-laki, ia tampil ke
depan, bahkan dari Parpol berasas Islam. Bukan saja seorang
parlementarian yang terampil berdebat, ia juga seorang pejuang gender
yang tak kenal lelah. Dia seorang perempuan pemimpin yang pantas
dijadikan teladan dalam hal kegigihan memperjuangkan keterwakilan
perempuan dalam proses politik dan pengambilan keputusan.
►Redaksi
*** Majalah Tokoh Indonesia 22
►Index
►24 ►23
►22
►21
►20
►19
►18 ►17
►16
►15
►14
►13
►12
►11
►10
►09
►08
►07
►06
►05
►04
►03
►02
►01
►EDISI KHUSUS
►P2005 |
|
Majalah Tokoh Indonesia 22
BERITA TOKOH: ►
Bangun Al-Zaytun di Natuna (6) = TOKOH
UTAMA: ►
Hj Aisyah Aminy, Perempuan Baja Vokalis Senayan (12) ►
Politisi Perempuan Religius (16) ► Perempuan di Ranah Publik (18) ►
Nyaris Tertangkap Belanda (21) ► Demi Bangsa dan Negara (23) ► Berkibar
di Semua Gelanggang (26) = DEPTHNEWS: ►
Memuaskan, UN di Ma’had
Al-Zaytun (30) ► Hasil Ujian Nasional
2005 (32) ► Kilas Balik Ujian Akhir Nasional
(33) ►Prospek UN 2006 (34) = KAPUR SIRIH:
Perempuan Pemimpin (4) =
SURAT: Kang Jalal, dll (3)
|
|