ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search
A B C D E F G H J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
IN MEMORIAM
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
IN MEMORIAM 2002

INDEX BERITA

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 

 

 

garis
garis

 

22-12-02 :: Ratno Timoer

12-11-02 :: Toyib Hadiwidjaja

16-11-02 :: Sahala Rajagukguk,

15-11-02 :: Rorimpandey, HG,

14-11-02 :: Gedong Bagus Oka,

26-10-02 :: Mohammad Isnaeni,

22-10-02 :: Ibu ‘Sandiah’ Kasur,

18-10-02 :: Haji Bokir bin Dji'un,

30-09-02 :: Tineke Latumeten

19-09-02 :: Prof Dr Mahar Mardjono

20-08-02 :: Prof Dr Ir Pudjiwati Sajogyo

18-08-02 :: Sudjana, Ida Bagus

17-08-02 ::  Achmad Tahir

11-05-02 ::  Prof Dr Charles Himawan

17-04-02 ::  Soewoto Mulyosudarmo,
16-03-02 ::  Umar Kayam

22-03-02 ::  Anton Hilman,
01-02-00 ::  Tgk Nashiruddin Daud

 

Gedong Bagoes Oka

Pejuang Kemanusiaan dan Perdamaian

Ibu Ge-dong Bagoes Oka (81) tokoh pejuang kemanusiaan dan perdamaian dengan gerakan nonkekerasan, meninggal dunia pada hari Kamis (14/11/02) sekitar pukul 04.00 wib di kediaman salah satu putranya, Viraguna Bagoes Oka, di Jalan Brawijaya VIII/2A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia meninggalkan enam orang anak, serta 11 orang cucu. Jenazahnya diterbangkan ke Bali dan disemayamkan di Puri Kawan, Karangasem, sekitar 20 kilometer sebelah timur Ashram Gandhi di Candidasa.

 

Letjen (Purn) Ida Bagus Sudjana

Selamat Jalan Kesuma Bangsa 

Mantan Menteri Pertam-bang-an dan Energi (Mentamben) Ida Bagus Sudjana meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Gatot Soebroto Jakarta, Minggu 18/8/02 sekitar pukul 20.00 akibat kanker paru-paru. Penyakit itu baru terdeteksi sekitar enam bulan lalu. . Ia sudah dirawat di di Paviliun Kartika Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat tersebut selama dua bulan. Sebelumnya ia juga sempat dirawat di Jepang dan Singapura.

 

Umar Kayam Telah Tiada

Umar Kayam, sosiolog, novelis, cerpenis, budayawan, meninggal dunia di MMC Jakarta, hari Sabtu (16/3) pukul 07.45. Tutup usia pada usia 70 tahun (almarhum dilahirkan di Ngawi, Jawa Timur, 30 April 1932), Umar Kayam sudah dirawat di rumah sakit itu sejak sekitar dua pekan lalu ketika dia dilarikan ke situ karena terjatuh dan mengalami patah tulang pangkal paha kiri.

 

Ratno Timoer

'Si Buta dari Gua Hantu' Meninggal

Jakarta 22/12/02: Aktor film Ratno Timoer (usia 61 tahun), yang memerankan Si Buta dari Gua Hantu, meninggal dunia, Minggu 22/12/02 pukul 16.30 WIB, di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Barat. Jenazahnya, disemayamkan di rumah duka di Jalan Duren Tiga, No 45, Pancoran, Jakarta Selatan.

 

HG Rorimpandey

Perintis Pemilikan Saham Karyawan Pers

Hendrikus Gerardus (HG) Rorimpandey (80 tahun), tokoh pers nasional, pendiri harian sore Sinar Harapan dan perintis pemilikan saham karyawan pers yang juga pejuang kemerdekaan, meninggal dunia Jumat (15/11/02) pukul 08.05 pada usia 80 tahun di RS Medistra setelah mengalami kehilangan kesadaran pada Jumat dini hari.

 

Bu ‘Sandiah’ Kasur

Legenda Tokoh Pendidikan Anak

Siapa tak kenal nama Bu Kasur. Pengarang lagu anak-anak yang legendaris dan tokoh pendidikan anak. Ibu yang bernama asli Sandiah ini meninggal dunia dalam usia 76 tahun hari Selasa (22/10/02) sekitar pukul 16.00 di Rumah Sakit (RS) Cikini Jakarta, meninggalkan lima anak dan 12 cucu. Namun, nama dan karyanya tetap hidup dan sudah menjadi sebuah legenda dalam dunia pendidikan anak.

 

Mahar Mardjono

Sang Teladan dan Simbol Moral

Prof Dr Mahar Mardjono (79), meninggal dunia di RSCM, Jakarta, Kamis 19/09/02 sekitar pukul 16.38 WIB. Mantan Rektor UI (1974-1982) dan mantan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) 1982-1985, yang sangat dikenal dengan kejujuran, integritas, dan keteguhan itu tutup usia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah lima hari dirawat karena menderita sakit komplikasi jantung dan ginjal.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jl Senayan No.16 Blok S, Jakarta Selatan dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan usai shalat Jumat pukul 13.00 WIB

 

Achmad Tahir

Prajurit Pejuang Sampai Akhir

Jenderal (Purn) TNI-AD Achmad Tahir (78), Sabtu 17/8/02 pukul 08.15, meninggal di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Mantan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (Menparpostel) 1982-1987 itu meninggal setelah dirawat sepekan karena kanker paru-paru. Jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata hari itu juga. Ia seorang prajurit pejuang sampai akhir.
Seperti istilah yang populer di dunia militer Old soldier never die, bahwa prajurit, meskipun telah tua, tidak akan pernah mati atau berhenti berjuang, kecuali kematian itu sendiri yang menghentikan perjuangan fisiknya. Achmad Tahir telah menunaikan tugas sebagai seorang prajurit pejuang hingga akhir hayatnya.

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero