Prof. Dr. Laurence Adolf Manullang

Top Eksekutif Keuangan Dunia

Doktor ekonomi bidang manajemen akuntansi ini dikenal handal dalam teori dan terdepan dalam aplikasi. Dia disegani sebagai seorang pemikir brilian dan top eksekutif keuangan dunia yang handal serta memiliki kompetensi dan jaringan luas untuk mengelola keuangan dalam kapasitas decisive.

Susilo Bambang Yudhoyono (1)

Presiden RI Pertama Pilihan Rakyat

Presiden RI pertama hasil pilihan rakyat secara langsung. Lulusan terbaik Akabri (1973) yang akrab disapa SBY dan dijuluki 'Jenderal yang Berpikir', ini berenampilan tenang, berwibawa serta bertutur kata bermakna dan sistematis. Dia menyerap aspirasi rakyat yang menginginkan perubahan.

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 BIRTHDAY
 ► Januari
 ► Februari
 ► Maret
 ► April
 ► Mei
 ► Juni
 ► Juli
 ► Agustus
 ► September
 ► Oktober
 ► November
 ► Desember
  BERANDA
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 


 
SEPTEMBER  
 
   

HARI ULANG TAHUN

01 Sep 1920 :: Andi Mattalatta, Barru (Wf Makassar, 16 Okt 2004)

01 sep 1926 :: Ali Yafie, KH, Desa Wani, Donggala, Sulteng

01 Sep 1927 :: Widodo Budidarmo, Kapaskamprung, Surabaya

01 Sep 1932 :: Abdul Aziz Lamadjido, Palu
02 Sep 1949 :: Andy Achmad Sampurna Jaya, Tanjungkarang

02 Sep 1951 :: Siti Chalimah Fadjriah, Deputi Gubernur BI

02 Sep 1960 :: Didik J Rachbini, Pamekasan

03 Sep 1938 :: Mubyarto, Yogyakarta (wf Yogya, 24 Mei 2005)

03 Sep 1955 :: Asep Sunandar Sunarya, Baleendah, Jabar
03 Sep 1961 :: Iwan Fals, Jakarta

03 Sep 1962 :: Rahmat Gobel, Jakarta

04 Sep 1937 :: Martha Tilaar, Kebumen

04 Seo 1944 :: Retno Satuti GRAy, Solo

04 Sep 1964 :: Gadis Arivia, New Delhi

04 Sep 1979 :: Chrisjon, Banjarnegara, Jateng

05 Sep 1948 :: Bun Bunan EJ.Hutapea, P Siantar

05 Sep 1949 :: Erry Riyana Hardjapemekas, Bandung

05 Sep 1950 :: AB Susanto, Yogyakarta

05 Sep 1965 :: Pra Arief Natadiningrat, Cirebon

06 Sep 1922 :: Sunawar Sukowati, Ketua PDI

07 Sep 1907 :: Slamet Iman Santoso, Wnsobo (Jkt, 9 Nov 2004)

07 Sep 1926 :: Ismail Saleh SH, Pati

07 Sep 1934 :: Dr. Ir. Poernomosidi, Penteri PU

07 Sep 1937 :: Saadillah Mursjid, Kalsel (Jkt, 28 Jul 2005)

07 Sep 1954 :: Adang Surahman, Cimahi

07 Sep 1960 :: Irawan Purwono, Semarang

08 Sep 1920 :: Alfred Simanjuntak, Tapanuli Utara

08 Sep 1927 :: H Mas Agung, Pengusaha

08 Sep 1941 :: Mohamad Surya, Kuningan
08 Sep 1952 :: Djoko Santoso, Solo

09 Sep 1927 :: Abdul Muis, Budayawan
09 Sep 1930 :: Sujudi, Prof Dr, Bogor (Jkt, 23 Jun 2007)

09 Sep 1940 :: Neng Yatimah, Artis Film

09 Sep 1945 :: Muchtar Ahmad, Dr,MSc, Muara Rumbai, Riau
09 Sep 1949 :: Susilo Bambang Yudhoyono, Pacitan

09 Sep 1953 :: Djoko Santoso, Prof.Dr, Bandung

10 Sep 1915 :: Sudono Salim (Liem Sioe Liong), Tiongkok

10 Sep 1917 :: Sulasmi Subari, Pengusaha

10 Sep 1947 :: Soemino Eko Saputro, Solo

10 Sep 1951 :: Harry Roesli, Bandung (Jkt 11 Des 2004)

10 Sep 1951 :: Usman Ja’far, Sekadau, Kalbar

11 Sep 1920 :: Mashudi, Garut (Jkt, 22 Juni 2005)

11 Sep 1936 :: Chalid Mawardi, Anggota DPR/MPR
11 Sep 1941 :: Mulyadi, Olaharaga Bulutangkis

11 Sep 1942 :: Salahuddin Wahid, Jombang

11 Sep 1945 :: Aulia Pohan, Palembang, Deputi Gub BI

12 Sep 1930 :: Drs Thayep M Gobel^, Usahawan

12 Sep 1941 :: Laurence Manullang, Prof. Dr, Porsea

12 Sep 1962 :: Ali Masykur Musa, MSi, Tulungagung

13 Sep 1916 :: Maludin Simbolon, Tokoh PRRI
13 Sep 1931 :: Soekarno M Noer^, Tebing Tinggi

13 Sep 1934 :: Sjofjan Asnawi, Dr,Ir, Bukittinggi
13 Sep 1943 :: Abdul Radjak, Dr, Jakarta

13 Sep 1946 :: Budi Harsono, Yogyakarta

13 Sep 1954 :: Teuku Abdullah, Pidie-Aceh, Sastrawan

14 Sep 1937 :: Sudarsono, Ph.D, Solo

14 Sep 1947 :: Mahyuddin NS, Lahat

14 Sep 1951 :: Mulyanto Siswopawiro, Klaten

14 Sep 1955 :: Zaenal Ma’arif

15 Sep 1910 :: Rasuna Said, HR, Agam (Jakarta, 02 Nov 1965)

15 Sep 1914 :: Soebandrio, Malang (wf Jakarta, 03 Jul 2004)

15 Sep 1928 :: Bismar Siregar, Sipirok, Sumatera Utara
15 Sep 1950 :: Kasino^, Drs, Pelawak

16 Sep 1930 :: Han Awal, Malang

16 Sep 1940 :: Sri Edi Swasono, Ngawi

16 Sep 1950 :: Chrisye, Jakarta (Jkt, 30 Mar 2007)

17 Sep 1919 :: Dullah, Pelukis
17 Sep 1937 :: Wahab Abdi, Tokoh Sepakbola

17 Sep 1943 :: Frans Hendra Winarta, Bandung

17 Sep 1958 ::  Windrati Nur Asmoro Edi, Yogyakarta
18 Sep 1927 :: Darius Marpaung, Porsea (wf 11 Des 1979)

18 Sep 1934 :: Prof. Dr. Bambang Hidayat, Ilmuwan

18 Sep 1942 :: Benyamin Bura, Tana Toraja

18 Sep 1943 :: Kuntowijoyo, Bantul (wf Yogya 22 Feb 2005)

18 Sep 1955 :: Erry Firmansyah, Bandung
19 Sep 1928 :: Prof. Dr. Subroto, Sekjen OPEC
19 Sep 1935 :: Sumartini Suseno, Artis Film
19 Sep 1938 :: Cosmas Batubara, Simalungun

19 Sep 1956 :: Suryadharma Ali, Malang

19 Sep 1959 :: Nidalia Djohansyah Makki, Jakarta

20 Sep 1926 :: Sudomo, Malang
20 Sep 1930 :: Ir. Radinal Muchtar, Men PU

20 Sep 1942 :: Mochamad Ma’ruf, Tegal

20 Sep 1943 :: Fahmi Idris, Jakarta
21 Sep 1930 :: Anton Soedjarwo, Bandung (wf 18 Apr 1988)
22 Sep 1945 :: Titi Qadarsih, Kediri

22 Sep 1937 :: Teguh Karya, Pandeglang (Jkt, 11 Des 2001)
22 Sep 1941 :: Ali Sahab Sutradara
23 Sep 1927 :: Widjojo Nitisastro, Prof. Dr, Malang

23 Sep 1953 :: Sofyan A. Djalil, Perlak

24 Sep 1966 :: Muhaimin Iskandar, A, Jombang

24 Sep 1967 :: Hermawan Susanto, Olahraga Bulutangkis

25 Sep 1952 :: Syamsul Arifin, SE, Medan

26 Sep 1926 :: Awaloeddin Djamin, Prof.Dr.MPA, Padang
26 Sep 1941 :: Ali Hardi Kiaidemak, H, SH

26 Sep 1946 :: Rahayu Surtiati Hidayat, Lampung

26 Sep 1959 :: Yustine Aprianto

26 Sep 1965 :: Hary Tanoesoedibjo

27 Sep 1931 :: Dr (HC) Jakob Oetama, Borobudur

27 Sep 1950 :: Rachmawati Sukarnoputri

28 Sep 1947 :: Luhut Panjaitan, Tapanuli

28 Sep 1961 :: Tifatul Sembiring, Bukit Tinggi

29 Sep 1939 :: Drs. Amir Yahya, Pelukis

29 Sep 1943 :: Joedarso Djojosoebroto, Pasuruan, Jatim

30 Sep 1919 :: Jusuf Ronodipuro, M, Salatiga (Jkt, 27 Jan 2008)

30 Sep 1937 :: Benjamin Mangkoedilaga, SH, Garut

30 Sep 1950 :: Sutanto, Comal, Pemalang, Jateng
30 Sep 1951 :: Drs. Wahyoe Sardono (Dono)^, Pelawak

30 Sep 1952 :: Andi Mattalata, Bone

 

Nidalia Djohansyah Makki

Perempuan Lebih Peka dan Responsif

Anggota DPR RI (Fraksi PAN) dari Lampung ini seorang politisi perempuan yang perannya menonjol di Senayan. Alumni Boumeville College, Birmingham, Inggris, kelahiran Jakarta, 19 September 1959, ini amat peka dan responsif terhadap berbagai masalah yang menyangkut hajat hidup masyarakat. 

 

Mahyuddin NS

Gubernur Sumsel 2008

Mahyuddin NS dilantik sebagai Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), 11 Juli 2008. Sebelumnya, dokter kelahiran Lahat, 14 September 1947, ini menjabat Wakil Gubernur Sumsel dan sempat menjadi Plt Gubernur Sumsel pasca mundurnya Syahrial Oesman sebagai gubernur sejak 19 Juni 2008.

 

Han Awal

Arsitek Pemugar Bangunan Tua

Han Awal, seorang arsitek yang ikut berperan merancang Gedung MPR/DPR sebagai asisten arsitek Soejoedi. Dia lahir di Malang, 16 September 1930. Karya penerima penghargaan Prof Teeuw Award, itu sudah tersebar di beberapa tempat. Belakangan, dia lebih dikenal sebagai arsitek konservatoris.

 

AB Susanto

Sukses dalam Tiga Keahlian

Tidak semua orang bisa sukses menguasai tiga bidang keahlian berbeda dalam waktu bersamaan.  Satu di antaranya Alfonsus Budi Susanto yang akrab disapa AB Susanto. Pria kelahiran Yogyakarta, 5 September 1950 ini seorang ahli kesehatan  (diabetes), ahli manajemen dan ahli permata, khususnya berlian.

 

Andi Mattalata, SH, MH

Politisi Golkar Jadi Menhukham

Master hukum dari Universitas Indonesia kelahiran Bone, 30 September 1952, ini dipercaya menjabat Menteri Hukum dan HAM, menggantikan Hamid Awaludin. Politisi Golkar yang sudah beberapa periode menjadi anggota DPR (sejak 1988 sampai 2007) itu sebelumnya berprofesi sebagai dosen di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

 

Erry Riyana Hardjapamekas

Demi KPK, Lepas Semua Jabatan

Erry Riyana Hardjapamekas pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 5 September 1949, melepas semua jabatannya setelah terpilih menjadi Wakil Ketua/Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu dilakukan mantan Direktur Utama PT Timah Tbk, itu untuk menghindari adanya benturan kepentingan.

 

Alfred Simanjuntak

Bangun Pemudi Pemuda

Namanya terukir sebagai pencipta lagu nasional ‘Bangun Pemudi Pemuda’. Judul lagu itu tampaknya selalu menjadi obsesi pria suku Batak kelahiran 8 September 1920 itu. Tercermin dari Karya Paparnya berjudul Membangun Manusia Pembangunan, saat menerima gelar Doctor Honoris Causa, 10/2/2001.

 

Irawan Purwono

Inspirator Bagi Entrepreneur Pemula

Kisahnya sebagai wirausahawan sukses yang memulai bisnis dari puing kegagalan, telah menyemangati para pebisnis pemula untuk berani memulai usaha. Irawan Purwono, entrepreneur yang memiliki inspirasi kuat dalam berbisnis, namanya layak disejajarkan dengan para CEO terkemuka dunia lainnya.

 

Bun Bunan EJ Hutapea

Dari Staf Sampai Deputi Gubernur

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bun Bunan EJ Hutapea, lahir di Pematang Siantar, 5 September 1948. Suami Eva Riyanti ini menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia, Jakarta, dan memperoleh gelar MA di Institut Management AIM di Manila.

 

Sudono Salim (Liem Sioe Liong)

Pernah Orang Terkaya Asia

Pengusaha Sudono Salim (Liem Sioe Liong), sempat menduduki peringkat sebagai orang terkaya di Indonesia dan Asia. Bahkan, konglome-rat yang dekat dengan mantan Presiden Soeharto, ini sempat masuk daftar 100 terkaya dunia. Setelah krisis ekonomi dan reformasi politik, kekayaannya menurun.

 

Cosmas Batubara

Menjabat Menteri 15 Tahun

Dia mantan aktivis mahasiswa (Ketua Umum Presidium KAMI 1966) yang kemudian selama 15 tahun menjabat menteri. Pria yang selalu tampak tenang namun pemberani itu setelah tidak lagi menjabat menteri, dia mengikuti Program Pasca Sarjana FISIP UI dan meraih gelar doktor pada usia 74 tahun, Kamis (22/8/2002).

 

Hary Tanoesoedibjo

Raja Muda Bisnis Multimedia

Hary Tanoesoedibjo, Presdir PT Bimantara Citra Tbk dinobatkan Warta Ekonomi sebagai salah seorang Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005. Disebut, tidak banyak orang yang sukses dalam industri media elektronik maupun cetak. Salah satunya adalah Hary Tanoesoedibjo. Tak heran bila kemudian dia dijuluki "Raja Muda Bisnis Multimedia".

 

Prof KH Ali Yafie

Ulama Ahli Fiqh

Prof KH Ali Yafie, mantan Ketua Umum MUI, seorang ulama ahli Fiqh (hukum Islam). Dia ulama yang berpenampilan lembut, ramah dan bijak. Pengasuh Pondok Pesantren Darul Dakwah Al Irsyad, Pare-Pare, Sulsel, ini juga terbilang tegas dan konsisten dalam memegang hukum-hukum Islam.

 

Kapolri, Alumni Terbaik Akpol 73

Alumni terbaik Akpol 1973 dan Mantan Ajudan Presiden Soeharto kelahiran Comal, Pemalang, 30 September 1950, ini merupakan satu di antara sedikit polisi yang tergolong baik, jujur, bersih dan punya komitmen tinggi memberantas kejahatan di negeri ini. Presiden SBY melantiknya sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal (Pol) Da’i Bachtiar (8/7/2005).

 

Siti Chalimah Fadjriah

Pejabat BI Pengajar Ngaji

Siti Chalimah Fadjriah, Deputi Gubernur BIIa terpilih secara aklamasi (9/5/05) oleh Komisi XI DPR sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengawasan menggantikan Aulia Pohan yang telah pensiun. Sebagai Pejabat BI, perempuan berjilbab lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada ini, juga dikenal suka mengajar ngaji dan berdakwah.


Didik Junaidi Rachbini

Ingin Jadikan PAN Partai Modern

Ketua DPPPartai Amanat Nasional (PAN) ini mendeklarasikan kesediaannya untuk maju sebagai kandidat ketua umum PAN dalam Kongres II PAN di Semarang, April 2005. Pakar ekonomi yang guru besar Universitas Indonesia ini mengemukakan lima misi yang akan diwujudkannya dalam memimpin PAN.

 

Dr. Gadis Arivia

Filsuf Gerakan Feminisme

Dosen studi feminisme dan filsafat kontemporer di Universitas Indonesia ini seorang aktivis perempuan. Ibu berparas cantik ini mendirikan Yayasan Jurnal Perempuan, bersama rakan-rekannya pada tahun 1996. Namanya, Gadis Arivia, menjadi akrab di telinga, mata dan hati publik setelah ditangkap polisi ketika berdemonstrasi Februari 1998.

 

Bismar Siregar

Kebeningan Nurani Seorang Hakim

Mantan Hakim Agung ini selalu mengandalkan kebeningan hati nurani dalam setiap mengambil keputusan. Selama kariernya sebagai hakim, dia terkenal kontroversial, karena putusannya sering dikatakan sebagai neka-neka. Padahal sebenarnya, tidak. Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat dan sumatera Utara ini tidak bisa dibeli dan disuap.

 

Mohammad Ma’ruf

Pamong Penjunjung Supremasi Hukum

Mendagri KIB, ini seorang pensiunan perwira tinggi militer dengan pangkat Letnan Jenderal TNI AD.  Sebagai pamong, mantan Kassospol ABRI (1995) dan Gubernur AMN (1992), ini dikenal sangat menjunjung tinggi supremasi hukum dalam membina kehidupan sosial politik dalam negeri yang sangat dinamis.

 

Martha Tilaar

Sariayu Bermula dari Grasi

Dia menjalani hidup dengan penuh keajaiban kuasa Tuhan. Pernah 'divonis' mandul, namun kemudian melahirkan anak pertama di usia 42 setelah 16 tahun menikah.  Dia pun membangun Martha Tilaar Group, bermula dari grasi rumah ayahnya. Dari sebuah salon kecantikan sederhana, menjadi imperium industri jamu dan kosmetika berkelas dunia.

 

Widodo Budidarmo

Karena Kuasa dan Kasih-Nya

Dia memiliki karakter pendiam di depan umum tetapi tegas dalam bertindak. Karakter yang dinilai banyak orang sangat cocok untuk polisi. Dia dilantik menjadi Kepala Polri dalam usia 47. Mantan Kepala Polda Jakarta (1970-1974) ini di mata stafnya dia seorang teladan yang memiliki jiwa kepemimpinan, dedikasi tinggi dan taat beribadah.

 

Prof. Dr. Subroto

Necis dengan Dasi Kupu-Kupu

Gaya penampilannya khas, necis, mengenakan stelan jas gelap dengan dasi kupu-kupu. Mantan Menteri Pertambangan ini selalu serius bila diajak bicara tentang migas yang kerap disebut sebagai emas hitam itu. Mimiknya selalu menjadi serius. Sebagai mantan Sekjen OPEC (organisasi negara-negara penghasil minyak), di memang punya perhatian khusus terhadap sektor yang pernah menjadi primadona bagi penerimaan nasional itu.

 

Laksamana TNI (Purn) Sudomo

Menemukan Hidup Kembali

Mantan Pangkopkamtib di era Soeharto ini mengaku di usia tuanya merasa terlahir kembali atau justru menemukan hidupnya kembali. Dia merasa lebih tenang dan khusyuk. ''Kalau orang lain berkata hidup dimulai umur 40 tahun, saya justru mulai umur 75 tahun,'' kata Sudomo. Dia yang pernah murtad, kembali lagi pada keyakinannya semula.

 

Widjojo Nitisastro, Prof. Dr

Arsitek Ekonomi Orba yang Cemerlang

Orde Baru boleh tumbang. Tapi nama Profesor Widjojo Nitisastro – arsitek ekonomi Orde Baru --tetap cemerlang. Sempat sejenak tenggelam pada masa pemerintahan transisi Habibie, tapi bangkit lagi pada era Gus Dur dan Megawati. Ia masih saja diminta untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran mengatasi krisis ekonomi yang melanda Indonesia.

 

Salahuddin Wahid

Bela Wiranto Soal HAM

Mantan Wakil Ketua Komnas HAM ini membela Wiranto soal pelanggaran HAM di Timtim. Mantan Cawapres mendampingi Capres Wiwanto dari Partai Golkar, itu menegaskan, Tim Penyelidik Khusus Kasus Timtim Komnas HAM  tidak menemukan indikasi pelanggaran HAM yang dilakukan perwira militer Indonesia di Timtim.

 

Jend Pol (Purn) Prof. Dr. Awaloeddin Djamin, MPA.

Polisi Pertama Profesor Doktor

Meskipun telah lama pensiun dari dinas kepolisian, Awaloeddin tetap memperhatikan intitusi yang telah membesarkan namanya. Awaloeddin pun kerap memberi masukan atau kritik, diminta atau tidak, kepada para petinggi Polri. Ia adalah polisi pertama di Indonesia yang mendapat gelar profesor doktor.

 

Doktor HC Jakob Oetama

Tawarkan Jurnalisme Damai

Pemimpin Umum Harian Kompas dan Chief Executive Officer Kelompok Kompas-Gramedia, ini meraih gelar Doktor Honoris Causa di bidang komunikasi dari Universitas Gadjah Mada, Kamis, 17 April 2003. Dia raksasa jurnalis di negeri ini yang menawarkan jurnalisme damai dan berhasil membuka horizon pers modern, bertanggung jawab, nonpartisan, dan memiliki perspektif jauh ke depan.

 

Chrisjon

Juara Tinju Kelas Bulu WBA

Chrisjon juara tinju kelas bulu dunia versi WBA sudah lima kali mempertahankan sabuk juaranya, sejak 2003. Petinju kebanggan Indonesia bernama lengkap Christian Johannes, itu mengalahkan Juan Manuel Marquez (32), asal Meksiko, penantang nomor satu, dengan kemenangan angka mutlak (4/3/06).

 

Andy Achmad Sampurna Jaya

Tokoh Pemersatu dari Tanah Melayu

Lebih akrab dengan panggilan Kanjeng, Andy Achmad Sampurna Jaya, selama menjabat Bupati Lampung Tengah (2001-2005), berhasil mempersatukan warganya yang berlatar belakang multi etnis, golongan dan agama. Amat beralasan bilamana Kanjeng mendapat julukan Tokoh Pemersatu dari Tanah Melayu.  

 

Pra Arief Natadiningrat

Anggota DPD dari Jabar

Anggota DPD asal Jawa Barat periode 2004-2009, ini seorang pengusaha berdarah ningrat dari Keraton Kasepuhan Cirebon. Pria kelahiran Cirebon, 05 September 1965, alumni D3 Universitas Islam Nusantara, ini aktif berorganisasi. Dia Ketua DPD KNPI Kota Cirebon (1998-2001); Dewan Pembina BPD HIPMI Jawa Barat (2002-2006); Ketua Dewan Pertimbangan BPC Gapensi Cirebon (2002-2006).

     

Soemino Eko Saputro

Dirjen yang Tak Pernah Tidur

Soemino, seorang putera terbaik bangsa di bidang perkeretaapian. Dia pantas digelari seorang pemimpin yang tak pernah tidur dalam mengurusi kereta api. Selalu berupaya memperbaiki kondisi perkere-taapian Indonesia. Dari sejak penugasan awal sampai menjadi Dirut hingga Dirjen Perkeretaapian pertama.

 

Budi Harsono

Sosok Patriot Berjiwa Ikhlas

Gaya bertuturnya lemah-lembut. Sikapnya low profile dan ikhlas. Perawakannya pun mungil.  Tapi, siapa sangka sosok politikus ini ternyata seorang patriot pensiunan TNI penyandang bintang tiga. Dia mengidamkan terciptanya manusia Indonesia bermental pembela negara, bukan pengusung kepentingan pribadi. 

 

Rahmat Gobel

Generasi Kedua National Gobel

Sebagai pemegang kendali perusahaan eletronik nasional terbesar, namanya tak asing. Ia generasi kedua National Gobel. Kepiawaiannya mengem-bangkan industri elektronik, didukung tenaga-tenaga ahli pilihannya dari dalam maupun luar negeri mampu menghasilkan produk elektronik kebanggaan Indonesia.

 

Frans Hendra Winarta

Kegalauan Pada Kaum Papa

Advokat senior kelahiran Bandung, 17 September 1943 ini mengekspresikan kegalauan dan keresahan perihal adanya yang salah dengan konsep bantuan hukum kepada kaum papa. Menurut doktor dari Unpad ini tak sedikit kaum papa yang hingga kini masih termarjinalkan secara hukum.

 

Benyamin Bura

Pengabdian Tiada Akhir

Anggota DPD RI dari Provinsi Sulsel/Sulbar, kelahiran Tana Toraja, 18 September 1942, ini tak mengenal akhir dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Mantan Inspektur Pembinaan Sumber Daya, Irjen TNI AL, berpangkat Laksma TNI ini telah mengabdi dari kapal perang hingga di Senayan.

 

Ismail Saleh

Sang ‘Pendekar Hukum’

Semasa menjabat Jaksa Agung (1981-1984), Ismail Saleh, yang akrab dipanggil Mas Is, pernah dijuluki ''Trio Punakawan/Pendekar Hukum'' bersama Ketua MA Mudjono, SH dan Menteri Kehakiman Ali Said, SH. Mantan Menteri Kehakiman (1984-1993), ini tergolong akrab dengan wartawan. Maklum, sebelumnya dia menjabat Direktur LKBN Antara (1976-1979)

 

Luhut Panjaitan

Komandan Pertama Gultor 81

Menperindag Kabinet Persatuan Nasional, ini lulusan terbaik Akademi Militer 1970. Jenderal TNI (Purn) kelahiran Simanggala, Tapanuli, 28 September 1947 ini, mengabdi di kesatuan baret merah Kopassus (Komando Pasukan Khusus), yang bermarkas di Cijantung,  selama 23 tahun. Dia Komandan pertama Detasemen 81 (Gultor 81).

 

Rachmawati Soekarnoputri

Merasa Lebih Marhaenis

Dia putri kedua Bung Karno dari Fatmawati. Dari semua saudaranya, tampaknya dia merasa paling artikulatif membicarakan ajaran Marhaenisme. Bahkan di depan publik seringkali Rachma, panggilan akrabnya, meremehkan kakaknya sendiri, mantan Presiden Megawati, yang juga Ketua Umum PDIP.

 

Prof. DR. Ir. Djoko Santoso, M.Sc.

Bersatu ITB untuk Berjaya

Guru Besar teknik geofisika dan Doktor Ilmu Teknik ITB, ini terpilih sebagai Rektor ITB periode 2005-2010 dalam rapat pleno MWA ITB di Gedung Depdiknas, Jakarta, Senin 17 Januari 2005. Pria kelahiran Bandung, 9 September 1953 yang saat terpilih menjabat Ketua Senat Akademik ITB, itu menggantikan Kusmayanto Kadiman.

 

Tifatul Sembiring

Si Anak Panah Ke-3 PKS

Dia salah seorang ‘anak panah’ (kader) PKS yang siap diluncurkan ke mana saja oleh pemegang busur (Majelis Surya) selaku lembaga tinggi partai. Dia menjadi anak panah ketiga penerima estafet kepemimpinan PKS, melanjutkan periode kepemimpinan Hidayat Nur Wahid yang mengundurkan diri setelah terpilih menjadi Ketua MPR.

 

Sofyan A. Djalil

Mutiara Bangsa dari Aceh

Kisah hidup anak petani ini pantas dijadikan inspirasi bagi penimba pengalaman. Mantan Asisten Kepala Badan Pembina BUMN/ Staf Ahli Meneg BUMN, ini bak mutiara yang masih terpendam sebelum diangkat menjadi Menkominfo (Menteri Negara Komunikasi dan Informasi) Kabinet Indonesia Bersatu. Dia mutiara bangsa dari Aceh.

 

Iwan Fals

Protes Sosial ‘Pengamen Jalanan’

Virgiawan Listianto yang populer dengan nama Iwan Fals dikenal sebagai ‘wakil rakyat’ yang lantang menyuarakan seruan hati para wong cilik. Sepanjang karirnya selama lebih 20 tahun di dunia musik ia telah terbukti memiliki kelom-pok penggemar khusus yang dekat dengan kemiskinan, ketidakadilan dan pengangguran.

 

 

Letjen Djoko Santoso

Jenderal yang Perfeksionis

Dia jenderal yang kalem, low profile, bersahaja tapi tegas dan cenderung perfeksionis. Perwira intelijen yang kebapakan ini juga luwes dalam pergaulan sehari-hari. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) menggantikan Jenderal Ryamizard Ryacudu, ini, mungkin akan menjabat Panglima TNI berikutnya.

 

Dr. FX. Mudji Sutrisno, SJ

Buku Adalah Kekayaannya

Andaikata Anda bertanya berapa kekayaan Dr. FX Mudji Sutrisno, sebuah jawaban praktis akan Anda terima. Romo Mudji atau mas Mudji, akan menyodorkan sebuah buku, bukan buku daftar kekayaan, melainkan buku yang berisi catatan judul buku yang dimilikinya. "Inilah kekayaan saya," papar dosen STF Driyarkara, Jakarta ini. Sebagai penggembala umat, praktis sebagian terbesar penghasilannya diserahkan ke gereja.

 

Benjamin Mangkoedilaga, SH

Ikon Integritas Hakim Karir

Namanya muncul ke permukaan ketika dalam sidang PTUN Jakarta, memenangkan gugatan majalah Tempo yang dibredel pemerintah Orde Baru, terhadap Menteri Penerangan Harmoko. Ia patut disebut sebagai ikon integritas seorang hakim karir di negeri ini. Kemudian dalam usia 63 tahun ia terpilih menjabat hakim agung (2000-2002).

 

Prof Dr Sri Edi Swasono

Guru Ekonomi Rakyat

Guru Besar FE-UI, mantan anggota MPR-RI dari FUG, Pimpinan Gerakan Reformasi Nasional (GRN) dan Ketua Umum SOKSI-Reformasi, kelahiran Ngawi, Jawa Timur, 16 September 1940, ini adalah guru ekonomi rakyat. Inti pemikirannya tentang kemandirian dan ekonomi rakyat telah banyak dipublikasikan.

 

Erry Firmansyah

Lesatkan Bursa Efek Jakarta

Sejak dipilih menjadi Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada RUPS 15 April 2002, satu program utama lelaki kelahiran Bandung 18 September 1955, ini adalah meninjau kembali keberadaan perusahaan anggota bursa (emiten). Syarat perusahaan untuk masuk bursa  dipermudahnya. Asal perusahaan sehat, belum untung tidak apa-apa, yang penting prospektif memperoleh laba. Terobosannya, melesatkan BEJ.