| |
C © updated
21042004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama:
Wiranto
Lahir:
Yogyakarta, 4 April 1947
Agama:
Islam
Pangkat:
Jenderal TNI 1997
Karir Militer:
Pangdam Jaya 1994-1996
Panglima Kostrad 1996-1997
Kepala Staf Angkatan Darat 1997-1998
Panglima ABRI 1998-1999
Menteri
Menhankam/Pangab 1998 (Kabinet Pembangunan VII)
Menhamkan/Pangab/Pang TMI 1998-1999 (Kabinet Reformasi Pembangunan-Habibie)
Menko Polkam, 1999-2000 (Kabinet Persatuan Nasional-Gus Dur)
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
BIOGRAFI:
01
02
03
04 ==
Wiranto (01)
Mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto dan Wakil Ketua Komisi
Nasional Hak Asasi Manusia Salahuddin Wahid dideklarasikan sebagai calon
presiden dan wakil presiden dari Partai Golongan Karya. Pasangan ini
menawarkan lima agenda penyelamatan bangsa. Wiranto yang diterpa tuduhan
terlibat pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kasus kerusuhan Mei
1998 dan Timor Timur berjanji akan menegakkan hukum dan perlindungan
HAM.
Wiranto (02)
Terus Difitnah: Keadaan politik dan keamanan di negeri ini sangat panas, menjelang dan
sesudah Presiden Soeharto berhenti dari jabatannya. Setiap saat bisa
saja meledak menjadi kerusuhan massal secara meluas di seluruh wilayah.
Pada saat itu Jenderal Wiranto memegang jabatan penting sebagai
Menhankam/Pangab. Ia tidak pernah kelihatan panik dalam upaya mengatasi
semua masalah. Dengan tenang dan sabar ia terus mengajak dialog dengan
siapa saja, khususnya dengan para civitas academica di perguruan tinggi
agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan. Wiranto - Wawancara (03)
Apa yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini? Menurut bakal calon
presiden dari Partai Golkar ini, dari hasil dialognya dengan rakyat
kecil di berbagai daerah, kelihatannya ada suatu kerinduan terhadap
suasana yang pernah mereka rasakan di masa lalu, di mana suasana itu
aman, tenteram dan membahagiakan sehingga orang tidak terancam
kehidupannya. Rakyat butuh KTA. Bukan Kartu Tanda Anggota, melainkan
Kenyang, Tenang dan Aman. |
|