| |
C © updated 18082004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
►e-ti/sp |
|
| |
Nama:
Herad Tidar
Lahir:
Makassar, 12 Mei 1939
Meninggal:
Jakarta, 17 Agustus 2004
Profesi:
Wartawan
Isteri:
Frida Nirmala Tidar
Anak: Tiga orang, Maria, Ruben, dan Sarah
Pekerjaan:
Wartawan Sinar Harapan 1963-1975 dan Suara Pembaruan 1975-2000
Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang/ 1985 hingga pensiun) dan
Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred/1991) Suara Pembaruan
Organisasi:
Anggota PWI
|
|
| |
|
|
|
|
Herad Tidar (1939-2004)
Mantan Wartawan "Pembaruan"
Mantan wartawan Suara Pembaruan Herad Tidar menghembuskan napas
terakhirnya di RS Pluit, Jakut, Selasa 17 Agustus 2004 pukul 18.30 WIB,
karena menderita sakit kanker lambung. Pria kelahiran Makassar, 12 Mei
1939 itu meninggalkan seorang istri Frida Nirmala Tidar dan tiga orang
anak, Maria, Ruben, dan Sarah.
Selain pendiam, almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang teguh seperti
gunung. Jika dia bilang A harus A, tidak mudah untuk diubah. Karena
sifatnya yang pendiam itulah, almarhum tidak akan bicara jika tidak diajak
bicara. Namun jika diminta pendapatnya tentang suatu permasalahan, maka
keluarlah rentetan kata-kata bagaikan ceramah yang telah disiapkan dua
hari dua malam.
Herald memulai kariernya sebagai wartawan Sinar Harapan pada tahun 1963.
Kala itu almarhum bertugas sebagai reporter kepresidenan. Kariernya
semakin menanjak dengan menduduki jabatan sebagai Redaktur Pelaksana (Redpel)
yang membawahi desk kota dan daerah. Almarhum juga bertugas mengkoordinir
desk feature.
Pendirian teguh itu tidak hanya dilaksanakan pada tugas kewartawanannya
saja, tetapi juga pada kesehatan. Almarhum sempat merangkap dua jabatan,
yakni sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang/ 1985 hingga
pensiun) dan Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred/1991) Suara Pembaruan. e-ti/suara
pembaruan. ►tsl-suara
pembaruan
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|