| |
C © updated 01042007 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/esero |
|
| |
Biodata:
Nama:
Agustin Teras Narang, SH
Lahir:
Banjarmasin, 12 Oktober 1955
Agama:
Kristen Protestan
Jabatan:
Gubernur Kalimantan Tengah 2005-2010
Alamat kantor:
Jalan RTA Minolo No. 1, Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Telp. (0536) 322.1353, 322.2000, 322.2845
Alamat Rumah:
Rumah Pribadi: Jl Kayu Putih VIII D No 30, Pulogadung, Jakarta
Timur
Telp. (021) 45884.5937
|
|
| |
|
|
|
|
| MAJALAH TI-36 |
|
|
 |
==
01
02
03
04
05
06
==
MTI-36: TOKOH UTAMA: 01
02
03
04
05
WAWANCARA: 06
TOKOH PILIHAN:
07 PERSPEKTIF:
08
09
DEPTHNEWS: 10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26 == Agustin Teras Narang
Palangkaraya, Ideal Jadi Ibukota Negara MTI-36-25- DEPTHNEWS:
Presiden Republik Indonesia Bung Karno pernah mewacanakan agar Ibukota
Negara Kesatuan Republik Indonesia pindah ke Palangkaraya, sebuah kota
terbesar di Kalimantan Tengah. Alasannya sederhana, letak Palangkaraya
sangat strategis persis di tengah-tengah Indonesia antara Sabang sampai
Merauke.
Pembahasan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Ibukota Negara Republik
Indonesia, yang kini sedang berlangsung di DPR telah memunculkan kembali
apa yang pernah digagas oleh Presiden pertama itu. Salah seorang anggota
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kalimantan Tengah, Prof. KMA M
Usop, MA termasuk figur yang kuat menggulirkan kembali Palangkaraya
menjadi Ibukota RI. Untuk menuju ke arah sana, kata Usop, persiapan dari
segala hal hingga Kota Cantik dianggap layak menjadi ibukota perlu
diperhatikan.
“Semua ibukota di Indonesia sebenarnya layak jadi ibukota negara. Saya
juga setuju Palangkaraya menjadi ibukota, asal ada pembinaan kemampuan
atau capacity building. Apalagi letaknya yang sangat strategis karena
berada di tengah-tengah Indonesia. Namun, untuk menuju ke sana kan harus
melalui proses panjang. Kalau (pemerintah) pusat setuju, capacity
building itu harus disiapkan secara matang,” ucap Usop, usai penyerahan
penghargaan anugerah sewaka winayaroha di Aula Rahan Rektorat Lantai Dua
Universitas Palangkaraya (Unpar), Jumat (23/2) lalu.
Prof. KMA M Usop, MA yang lahir di Belawan Kapuas, 5 Juli 1936 ini
mengatakan, persiapan-persiapan seperti adanya bandara yang berskala
internasional, jalan-jalan, hotel, kantor pemerintahan dan lainnya yang
mendukung Palangkaraya sebagai ibukota negara perlu diperhatikan. Usop
yang berbicara kepada sebuah koran lokal menandaskan, masyarakat Kalteng
harus disiapkan kemampuannya seperti peningkatan kualitas sumberdaya
manusia (SDM).
“Jangan nanti setelah menjadi ibukota, rakyatnya tak siap. Akhirnya kan
bisa jadi masalah. Karena itulah, pembinaan kemampuan itu sangat
diperlukan,” ucap Usop.
Usop mengakui Palangkaraya memang belum disebut-sebut di Jakarta sebagai
salah satu kota yang bisa dipilih ibukota negara. Dan rencana itu memang
ada. Tetapi wacana memindahkan ibukota negara memang muncul, terlebih
saat banjir besar melanda Jakarta Februari 2007 lalu. “Itu memang masih
menjadi wacana dan ini yang perlu dikembangkan. Saat banjir seperti ini,
wacana itu muncul kembali. Mungkin itu bisa menggerakkan pemerintah atau
ada yang memberikan masukan kepada presiden bahwa Kalimantan tak ada
gempa dan bencana alam yang signifikan,” kata Usop.
Mantan Rektor Unpar ini mengatakan, akan menyampaikan aspirasi
masyarakat terkait wacana pemindahan ibukota tersebut di Jakarta. “Jika
ada aspirasi tersebut, saya bisa menyampaikannya. Saya bisa ketemu
dengan anggota dewan atau gubernur. Keinginan itu juga bisa dilihat
dengan melakukan reses (kunjungan) ke masyarakat langsung. Tetapi,
sejuah ini, keinginan tersebut kelihatannya masih bersifat wacana,”
sebutnya.
Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang dalam bahasa lain mengajak semua
pemimpin Indonesia, atau rakyat Indonesia untuk berkunjung menyaksikan
keteduhan dan kebersihan kota Palangkaraya. Kota yang kini sedang
berbenah itu apabila dikunjungi warga Jakarta paling tidak bisa
menghilangkan rasa suntuk dan kemacetan jalan yang saban hari melanda
kota terpadat ketiga di dunia itu. ►mti-ht
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|