| |
C © updated 02022006 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/mi |
|
| |
Nama:
Ade Daud Nasution
Lahir:
Agama:
Islam
Jabatan:
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai
Bintang Reformasi,
|
|
| |
|
|
|
|
| ADE DAUD NST HOME |
|
|
 |
Ade Daud Nasution
Dipukul Usai Uji Kelayakan Panglima
Jakarta 02/02/2006: Ade Daud Nasution, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan
Rakyat dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, Kamis (2/2/2006),
dipukul seusai melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI
Djoko Suyanto. Dia mengajukan berbagai pertanyaan yang bersifat
mengoreksi TNI.
Ade Daud seorang pengusaha yang mantan tentara dan menjadi politisi itu, saat keluar
dari ruang sidang dan turun dari eskalator, langsung disatroni tiga
orang tak dikenal. Secara tiba-tiba salah seorang bertubuh kekar
langsung menyerang dan memukul Ade. Ade terhuyung, keningnya robek dan
berdarah.
Kekerasan itu seketika menggegerkan Senayan. Ini pertama kali anggota
parlemen dipukul secara brutul di gedung perwakilan rakyat itu. Polisi
yang bertugas di DPR segera mengamankan Ade dan menggiring ketiga orang
pelaku kekerasan itu ke pos pengamanan. Seusai diperiksa polisi
pengamanan DPR, ketiga orang itu langsung dibawa ke Kepolisian Daerah
Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.
Orang yang memukul Ade mengenakan baju safari abu-abu dengan kaus loreng
di dalamnya. Rambutnya pendek dan bertangan kekar. Belakangan diketahui
bernama Edi. Dua lainnya, seorang mengenakan songkok biru, berjaket
hitam dengan baju putih; satunya lagi berjaket hitam dengan kaus merah
di dalamnya.
Ade, pemilik HotelCrowne Plaza itu kemudian menjalani pemeriksaan dan perawatan medis di Rumah Sakit
Pusat Pertamina.
Ade yang sejak awal menjagokan Djoko Suyanto, dalam uji kelayakan dan
kepatutan calon Panglima TNI, Rabu (1/2/2006), mengajukan sejumlah
pertanyaan kritis kepada Djoko Suyanto. Dia meminta agar kelak
setelah menjadi Panglima TNI benar-benar reformis, berani membongkar
mafia-mafia suplier, serta pengadaan barang ke institusi TNI.
Dia antara lain melemparkan joke bahwa di tubuh TNI saat ini terkesan
ada empat angkatan, yaitu KASAD, KASAU, KASAL, dan KASAN. ”Kasan ini
sebagai suplier, 30 tahun tidak pernah diganti,” ucapnya. Dia juga
menyebut pasokan bahan perbekalan (babek) yang selama 30 tahun tidak
pernah diganti.
Ade menduga pemukulan dirinya itu terkait dengan adanya ketersinggungan
pihak-pihak tertentu atas ucapannya itu. Sebab pemukulan itu terjadi
setelah
orang tak dikenal itu sempat mempertanyakan ucapan Ade tersebut di atas.
Seusai pemukulan, Ade yang ditemui pers menyesalkan tindakan tersebut
karena menghambat dirinya dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat.
”Saya akan lapor ke polisi dan lapor presiden serta parlemen
internasional,” ucapnya.
Ketua Badan Kehormatan DPR Slamet Effendy Yusuf secara tegas menyatakan
bahwa tindakan pemukulan tersebut merupakan contempt of parliament,
pelecehan institusi DPR. Selain merupakan penganiayaan pribadi, Ade pun
sedang menjalankan tugas sebagai anggota DPR.
”Badan Kehormatan meminta polisi untuk memeriksa setuntas-tuntasnya.
Siapa pun orang yang berada di belakang orang ini tidak bisa menghambat
proses pemeriksaan,” ujarnya.
►e-ti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|