| |
C © updated 22102004 -
16062003 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Biodata
Nama:
Ir. H. Aburizal Bakrie
Lahir:
Jakarta, 15 November 1946
Agama:
Islam
Profesi:
Pengusaha, Politisi, Pejabat
Jabatan:
- Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat KIB 2005-2009
- Menteri Koordinator Perekonomian KIB 2004-2005
Isteri:
Taty Murnitriati
Anak:
Tiga orang
Ayah:
Achmad Bakrie
Pendidikan:
- SD, SLTP, dan SMA di Jakarta (1958-1967)
- Fakultas Elektro, Institut Teknologi Bandung, lulus tahun 1973
Pekerjaan:
1992 - sekarang : Komisaris Utama/Chairman, Kelompok Usaha Bakrie
1989 – 1992 : Direktur Utama PT. Bakrie Nusantara Corporation
1988 – 1992 : Direktur Utama PT Bakrie & Brothers
1982 – 1988 : Wakil Direktur Utama PT. Bakrie & Brothers
1974 –1982 : Direktur PT. Bakrie & Brothers
1972 – 1974 : Asisten Dewan Direksi PT. Bakrie & Brothers
Organisasi:
2000 – 2005 : Anggota Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim
Indonesia)
1999 – 2004: Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia)
periode II
1996 – 1998: Presiden, Asean Chamber of Commerce & Industry
1996 – 1997: International Councellor, Asia Society
1994 - 1999: Ketua Umum KADIN periode I
1993 – 1998: Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode II
1993 – 1995: Anggota Dewan Penasehat, International Finance Corporation
1993 – 1995: Presiden ASEAN Bisnis Forum (d/h Institute of South East
Asian
Business) – periode II
1991 - 1993: Presiden ASEAN Bisnis Forum (d/h Institute of South East
Asian
Business) – periode I
1989 – 1994: Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia
1988 – 1993: Wakil Ketua Umum, KADIN Bidang Industri dan Industri Kecil
1988 - 1993: Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode I
1985 – 1993: Ketua Bidang Dana PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia)
1984-sekarang : Anggota, Partai Golongan Karya
1984 – 1988: Wakil Ketua, Asosiasi Kerjasama Bisnis Indonesia – Australia
1977 – 1979: Ketua Umum, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
1976 – 1989: Ketua Umum, Gabungan Pabrik Pipa Baja Seluruh Indonesia
1975: Ketua Departemen Perdagangan HIPMI
1973 – 1975: Wakil Ketua Departemen Perdagangan, HIPMI
Penghargaan:
1997: Penghargaan “ASEAN Business Person of the Year” dari the
ASEAN Business
Forum
1995: Pengharagaan “Businessman of the Year” dari Harian Republika
1986: Penghargaan “The Outstanding Young People of the World” dari the
Junior
Chamber of Commerce
Alamat Rumah:
Jl. Ki Mangunsarkoro No.42, Menteng
Jakarta - 10310
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
BIOGRAFI:
01
02
03
04
05 ==
Aburizal Bakrie (02)
Pengusaha Politisi Jadi Menko Kesra
Jabatan Aburizal Bakrie, pengusaha yang politisi Partai Golkar, ini
dirotasi dari Menko Perekonomian menjadi Menko Kesra pada resuffle
Kabinet Indonesia Bersatu yang diumumkan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono
di Gedung Agung Yogyakarta, Senin (5/12) pukul 21.00. Jabatan Menko
Perekonomian dipercayakan kepada
Boediono.
Kegagalan Kabinet Indonesia Bersatu yang dicoba diatasi dengan
melakukan perombakan terbatas anggota kabinet itu, memasukkan tiga nama baru
dalam kabinet, tiga menteri diberhentikan, dan
tiga menteri dirotasi.
Mantan menteri keuangan pada kabinet Megawati Soekarnoputri, Boediono,
dibujuk menjabat Menteri Koordinator Perekonomian, menggantikan Aburizal
Bakrie yang digeser menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat,
yang sebelumnya dijabat Alwi Shihab.
Ketika serah terima jabatan
dengan Dorodjatun Kuntjoro-Jakti (21/10/2004), Aburizal mengatakan, untuk
menggerakkan sektor riil, pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan dana
yang berasal dari fiskal. Pemerintah juga harus bisa memanfaatkan dana
perbankan, Jamsostek, atau lainnya yang dapat digunakan sebagai dana
jangka panjang.
Mengenai konsep untuk mengatasi penyelundupan, Aburizal mengatakan, saat
masih di Kamar Dagang dan Industri (Kadin), ia sudah mencoba mengatasi
penyelundupan dengan pemerintah, tetapi belum berhasil. Kali ini
pemerintah akan fokus untuk memerangi penyelundupan.
"Penyelundupan sudah merusak produsen pertanian dan manufacturing, jadi
harus ada gerakan untuk mengatasi hal itu. Saya sebenarnya mendapat
pengarahan dari Bapak Presiden yang mengatakan beliau akan mengadakan
inspeksi mendadak pada poin yang krusial dan berbahaya," ujar
Mantan
Ketua Umum Kadin Indonesia ini sebelum diangkat menjadi Meko Prekonomian
Kabinet Indonesia Bersatu, sempat menjadi salah satu kandidat
calon presiden yang memenangi lima besar dalam Konvensi Partai
Golkar. Putera sulung pengusaha H Achmad Bakrie kelahiran Jakarta 15
November 1946 ini pada awal pencalonan didukung tidak kurang dari ketiga
ormas Trikarya Golkar (SOKSI, Kosgoro, dan MKGR).
Boss Bakrie Group ini tetap eksis dalam dunia usaha. Ia
salah satu dari konglomerat yang mampu bertahan dari badai ekonomi yang
melanda negeri ini.
Jabatan Ketua Umum Kadin Indonesia yang dipangkunya sejak 1994 hingga
tahun depan, telah mengantarnya untuk berkutat pada persoalan-persoalan
nasional yang lebih besar daripada persoalan-persoalan yang dialami
perusahaannya sendiri.
Saat ini, perjalanan karier alumni jurusan elektro ITB tahun 1973
sedang dalam proses menuju posisi orang nomor satu di negeri ini. Dia kini
sangat sibuk menyosialisasikan visi dan misi sebagai salah seorang bakal
calon presiden dari Partai Golkar.
Namun sesibuk apa pun dia, ternyata masih sempat menikmati hobinya, yaitu menyanyi
dan olahraga. Sementara menari atau dansa, kurang disukainya. "Saya
bisa cha-cha dan waltz, tetapi tidak begitu menikmati. Saya berdansa hanya
untuk menyenangkan orang yang mengajak. Lain kalau menyanyi, saya senang
sekali. Apa pun lagunya saya senang, terutama lagu-lagu romantis," katanya
kepada Kompas.
Tentang olahraga, Ical mengaku dirinya benar-benar disiplin melakukannya.
Tiga jam setiap hari. Dia juga tidak merokok.
Makanya, Ical paling marah kalau melihat pegawainya merokok.
Tentang perekonomian nasional, menurutnya, bisa tumbuh lebih cepat dibandingkan
sekarang bila pemerintah lebih serius mengembangkan potensi pasar domestik
sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Ekonomi Indonesia sudah ada perbaikan dan kemajuan, tapi ekonomi kita
bisa tumbuh lebih tinggi dari 3,5 persen dengan dukungan ekonomi domestik
yang lebih kuat. Kebijakan memperkuat ekonomi domestik memiliki nilai
sangat strategis bagi pemulihan ekonomi,` ujarnya di Jakarta, Minggu.
Dikemukakan, pasar domestik yang kuat akan membantu pelaku usaha di dalam
negeri untuk bersaing dan meningkatkan kinerja mereka yang secara
signifikan akan berdampak pada perluasan kesempatan kerja.
Ical lahir di Jakarta, 15 November 1946, berkibar dengan perusahaan
yang dirintis keluarganya, PT Bakrie & Brothers Tbk, sejak 1942. Ical
adalah lulusan Fakultas Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung 1973.
Jabatan di Bakrie & Brothers yang pernah dipegang, antara lain, direktur
utama PT Bakrie Nusantara Corporation pada 1989-1992, Dirut PT Bakrie &
Brothers 1988-1992, dan komisaris utama Kelompok Usaha Bakrie pada
1999-2004.
Ical juga aktif di organisasi. Periode 2000-2005, dia menjadi anggota
Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia); 1999-2004,
menjadi ketua umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) periode II;
1996-1998, menjabat presiden Asean Chamber of Commerce & Industry; dan
1993-1998, anggota Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR)-periode II. ►ti/tsl
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|